Showing posts with label Racing Product. Show all posts
Showing posts with label Racing Product. Show all posts

Saturday, November 19, 2011

Racing Motor Shop

|0 komentar


Clutch sett Plus Per Kopling TDR Racing
Harga : 200.000
Ready Stock


Cluth Sett ini mempengaruhi daya putaran yang terjadi di Kopling House.
Jadi Cluth Sett ini sangatlah membantu performa mesin di dalam mesin.
Per KOlpingnya pun memepengaruhi daya dorongan Kampas Kopling ke House ganda.
Category:  0 komentar

Blok Kalter Yamaha X1



Blok Kalter Yamaha X1
Harga : 550.000
Ready Stock


Calter X1 ini Khusus untuk Yamaha.
Calter X1 ini sangat umum digunakan di Drag Bike jika motor yang digunakan adalah Yamaha 105cc - 110cc Bisa Menggunakan Calter X1 ini.

Knalpot HRP



Knalpot HRP
Harga : 200.000
Ready Stock


Knalpot HRP ini cocok di gunakan untuk segala merek motor bebek.
menambah performa gas buang sehingga menjadikan tarikan motor menjadi enteng.
dapatkan Harga khusus di toko online kami.

Karburator Koso KW1



Karburator Koso KW1
Harga : 1.500.000
Ready Stock


Carbutator Koso ini cocok untuk segala merk motor.
Kami menjual Hanya beberapa barang karena carburator ini sangat jarang di Jual di Indonesia.
Banyak dikalangan Drag Bike menggunakan Carburator ini karena memang mempengaruhi daya pada motor.
Harganya pun cukup Mahal sesuai dengan Kualitas dan Merk.

Gear Rasio Yamaha



Gir Rasio Yamaha
Harga : 800.000
Ready Stock


Gear Rasio Khusus Yamaha Bebek Jupiter, Cripton, Vega.
Menambah Daya panjang Saat jalan waktu mesin berputar, sehingga menambah performa Mesin.
Category:  0 komentar

Satu Set Blok Rubah Suut



Satu Set Kop Ubah Sudut,Noken as, per klep, klep plus piston
Harga : 1.200.000
Ready Stock


Kop ubah sudut ini sangat digemari banyak orang karena hampir seluruh motor yang ada di Drag BIke menggunakan Kop ubah sudut.
Kop ubah sudut ini khusus digunakan untuk Yamaha Bebek 105 - 110cc
kami menjual dengan harga yang miring, tetapi kualitasnya boleh di adu dengan yang lain.
Kop ubah sudut ini sudah kami sediakan beserta isinya :
- Klep Masuk Keluar
- Per Klep
- piston
Category:  0 komentar

Klep Racing



Klep Racing
Harga : 700.000
Ready Stock


Klep Asli jepang Ini kHusus diGunakan untuk Yama Bebek 105-110cc.
Kualitas dijamin No1.
Stock terbatas untuk Klep Racing ini.

Mio Balap

|0 komentar


Ini dia kampiun kelas Matic Bore Up 150 cc Pemula di gelaran balap skubek beberapa minggu lalu. Dendy Bre, racer tim Dot Matic Kawahara Clinic Motor, berhasil menyisihkan 43 lawan lainyang terjun di kelas yang sama.

Padahal menurut pria yang sering disebut MC sebagai raja matic ini, korekan di Mio besutannya tergolong sederhana. Juga diamini sang mekanik. “Iya, nggak ada yang spesial. Hampir semua part yang nempel di motor ini standar,” ujar Deny Mansur atau akrab dipanggil Komeng.
Wah, maca cih! Tapi kok motor bisa ngacir terus ya! Jadi penasaran mau cari tahu di mana keistimewaannya. Motor yang istimewa atau memang racernya yang punya peranan lebih. Atau juga, menang karena kombinasi keduanya yang memang pas. Ya joki, ya seting motor.

RASIO 11,7 : 1
Buat matik, Komeng yakin kalau rasio kompresi yang ditanam nggak perlu terlalu besar. Makanya, doi cuma sentuh kompresi di 11,7 : 1 doang. Ini menyesuaikandengan bahan bakar yang wajib dipakai, Pertamax Plus.

Nah, angka 11,7 : 1 didapatdari beberapa ubahan di kepala dan blok silinder. Buat tambah kapasitas silinder, Komeng yang berambut cepak ini mengaplikasi piston milik Honda GL125 oversize 25. Artinya boring harus diganti dan dijejali piston diameter 57,25 mm. Kini, kapasitas silinder bengkak jadi 148,1 cc. Kurang dari 150 cc kan?

Mantapnya lagi, Komeng nggak menerapkan metode papas kepala silinder. “Head dan blok nggak dipapas, tapi cukup piston dibikin dome di bagian tengah sekitar 4 mm. Oh ya, kubah head juga dibikin 12º tapi bentuknya seperti kubah standar,” ungkapnya.

Setelah menggunakan piston GL125 dan ruang bakar diatur ulang, rasio kompresi sudah lumayan tinggi. Kini sudah hampir 12 : 1. Cukup dipadu Pertamax Plus dan timing pengapian CDI BRT yang juga wajib dipake.

ENGGAK NGERTI DIAL
Buat menemani klep 28 mm/24 mm merek TK, juragan Clinic Motor ini masih menggunakan noken-as standar. “Hanya dibubut dikit demi sedikit. Sorry nggak ngerti derajat-derajatan. Pokoknya kalau dicoba enak, artinya pas,” ceritanya jujur.

Komeng juga mengaku belum bisa dial noken as. Jadi doi juga nggak mudeng kalau ditanya istilah Titik Mati Atas (TMA) atau Titik Mati Bawah (TMB) segala. Weleh, belajar dong kalo mau maju.


ROLLER 8 MMMaaf, itu bukan beratnya roller. Tapi karena Komeng percaya sama kemampuan roller standar. “Hanya sedikit bermain di roller. Masih pakai asli tapi sudah dilubangi pakai mata bor diameter 8 mm,” cuapnya sambil kasih alasan supaya tarikan tambah enteng.


Monday, November 14, 2011

HONDA SUPRA DOHC..!

|0 komentar




Honda supra 100cc DOHC 

Originally uploaded by babad150f

Cari Spare Part Unik? Di Sini Tempatnya!

|0 komentar

Jakarta - Bingung cari spare-part yang tak semua toko punya? Contoh spuyer orisinal dengan berbagai ukuran. Tak usah risau, OTOMOTIF membantu mencarikannya untuk Anda. Kali ini ada penyedia spuyer, klep, busi, baut dan pelek dengan berbagai pilihan.

Tentu tak menutup kemungkinan di edisi berikutnya ada spesialis spare-part jenis lain. Nah mau tahu lebih detail? Simak bahasan berikut.

SPUYER


Anda bisa sambangi Cineng Motor, di Jl. HOS Cokroaminoto No.8C, Kreo Batas, Ciledug, Tangerang. “Tersedia pilot dan main jet komplet baik Mikuni maupun Keihin,” ulas Aril Wicaksono, pegawai Cineng Motor.

Contoh untuk pilot jet Mikuni tersedia dari angka 10 sampai 60. Main jetnya dari 80-400. Harga gimana? Pilot jet Keihin Rp 60 ribu, main jetnya Rp 45-50 ribu. Untuk Mikuni pilot jet Rp 35-50 ribu, sedang main jet Rp 40-50 ribu.

Cineng Motor : 021-7342058

BUSI DENSO

Butuh busi merek Denso dengan berbagai tipe atau tingkat panas? Sambangi saja Densocentra, yang merupakan main dealer merek Denso untuk wilayah Jabodetabek. Beralamat di Jl. Pecenongan 37B, Jakpus.

Kelengkapan varian Denso tak perlu diragukan, dari busi standar, Iridium hingga racing ada. “Jika pun tipe yang dimaksud sedang kosong bisa kami pesankan ke Jepang langsung,” terang Jimmy Kurniawan, manajer Densocentra.

Misal, salah satu busi yang di tempat lain tak ada yaitu Denso Iridium Racing RU01-31. Busi dingin khusus balap ini dijual dengan harga sekitar Rp 250 ribu per biji!

Densocentra : 021-3454125-7

 
KLEP 

Bisa kunjungi MC Racing yang ada di Jl. Kebon Jeruk IX No. 20C, Hayam Wuruk, Kota, Jakbar. Pada toko milik Miekeel Tjahjanto ini tersedia klep dengan berbagai ukuran payung maupun batang. “Ada untuk semua tipe motor,” urai pria berbadan subur itu. Dari kombinasi 27/23 sampai paling gambot 37/31 ada. Sedang batang klep dari 4,5 sampai 5,5 mm. Bicara harga, paling murah sepasang Rp 80 ribu, sedang termahal di angka Rp 250 ribu.

MC Racing : 021-62202361

 
SUMBER BAUT 

Bagi Anda yang kesulitan mencari baut, tak ada salahnya sambangi gerai Sumber Baut (SB) di Jl. Meruya Utara No. 53, Jakbar. Tersedia berbagai macam baut dengan berbagai tipe, ukuran maupun model.

“Ada sekitar 500 macam baut. Contoh; baut adaptor spion untuk semua motor, baut L cakram, baut tanam blok mesin, baut tanam knalpot, klip bodi dari pelat, klip bodi berbahan plastik seperti pada motor Kawasaki Ninja 250 dan masih banyak lagi,” beber Handry, empunya SB sambil menunjukkan contoh.

Masalah harga juga terbilang murah. Semisal; adaptor spion Rp 6 ribu/per buah, baut L cakram Rp 3 ribu/per buah, baut tanam blok mesin Rp 6/per buah, klip bodi berbahan pelat Rp 1 ribu/per buah dan klip bodi berbahan plastik Rp 2,5 ribu/per buah.

Sumber Baut : 0812-81010403.

 
BENGKEL CACA

Nah bagi motormania yang suka aplikasi pelek lebar, bisa hunting atau pesan di gerai satu ini. Tersedia berbagai macam ukuran pelek dan model, mulai dari diameter 12 inci, 14 inci, 16 inci dan 17 inci.

“Bahannya semua dari pelek orisinal bawaan mobil yang di-custom. Sehingga dijamin kuat dan tidak mudah penyok. Ring 10, 12 dan 14 ada 3; jari-jari, palang dan monoblok. Ring 16 dan 17 hanya model jari-jari,” beber Aki Lalan, kepala bengkel yang ngepos di Jl. Balai Rakyat 3 No. 49, Klender, Jaktim ini.

Contoh harga; pelek jari-jari 14 inci berbalut krom lebar depan 3,5 inci dan belakang 5 inci, ditawarkan Rp 1,1 juta. Lalu pelek palang berbalut cat silver ring 14 dengan lebar 3,5 (depan) inci dan 5 inci (belakang), dilego Rp 2 juta.

Saturday, November 12, 2011

EFEK DARI MERUBAH DERAJAT BUKA-TUTUP NOKEN AS DAN JARAK LSA

|0 komentar
Tabel dibawah ini sebagai ilustrasi bagamana variasi dapat dilakukan dalam menyeting LSA dan waktu buka-tutup klep akan memberi efek terhadap sifat mesin sebagai reaksi terhadap pemasangan noken as.
EFFECT DARI MENGGESER POSISI NOKEN AS
PEMAJUAN TIMING CAM
PEMUNDURAN TIMING CAM
Memulai proses hisap lebih cepat
Menahan proses hisap berakhir lebih lambat
Klep Inlet membuka lebih cepat
Tetap membuka klep inlet
Menambah torsi pada putaran bawah
Menambah lebih banyak tenaga RPM atas
Jarak klep in ke piston semakin dekat
Menambah jarak aman piston – Klep in
Menambah jarak klep buang ke piston Mengurangi Piston-Exhaust Valve Clearance
EFFECTS OF CHANGING LOBE SEPERATION ANGLE (LSA)
Tighten (smaller LSA number) Widen (larger LSA number)
Menggeser torsi ke RPM rendah
Mengembangkan torsi di RPM tinggi
Torsi maksimum meningkat Torsi maksimum menurun
Rentang tenaga sempit Rentang tenaga lebar
Tekanan dalam silinder meningkat Mengurangi Maximum Cylinder Pressure
Kemungkinan knocking tinggi Kemungkinan engine knock rendah
Meningkatkan tendangan balik kruk as
Mengurangi tendangan balik kruk as
Meningkatkan Kompresi efektif Menurunkan Effective Compression
Kevakuman saat stasioner berkurang
Stasioner nyaman
Kualitas stasioner buruk
Kualitas saat stasioner membaik
Overlaping meningkat
Overlaping kecil
Proses Kompresi dan usaha lebih lama
Saat klep menutup bersamaan lebih sedikit


CAMSHAFT GEOGRAPHY AND LOBE FUNCTION


1) Max Lift or Nose 
http://u.kaskus.us/6/xg8yp0or.jpg
2) Flank
3) Opening Clearance Ramp 
4) Closing Clearance Ramp
5) Base Circle 
6) Exhaust Opening Timing Figure
7) Exhaust Closing Timing Figure
8) Intake Opening Timing Figure
9) Intake Closing Timing Figure
10) Intake to Exhaust Lobe Separation